#DukungN7W atau #TolakN7W ?

Sebelumnya perlu diingat terlebih dahulu bahwa saat ini saya tinggal di luar negeri. Jadi tidak ada alasan bagi saya untuk membenarkan diri karena saya salah satu korban sms 1 rupiah terkait dengan New 7 Wonders.

Kemarin bagi para blogger atau penggemar twitter mungkin agak heboh dengan hashtag #tolakN7W. Saya sendiri heran dengan hashtag tersebut dan sempat bertanya kepada follower saya tentang apakah itu. Kebetulan ada 1 follower saya @umamkhaerul_ memberi sedikit penjelasan kepada saya mengenai hashtag tersebut.

Setelah mencari tahu… membaca artikel mengenai kenapa kita #tolakN7W ,saya hanya berprinsip dan mengatakan bahwa “yakini apa yang menjadi keyakinan masing-masing.”

Saya tidak mengatakan saya setuju dengan #tolakN7W tapi saya juga tidak mengatakan saya tidak setuju dengan #tolakN7W. Yang jelas kita semua sudah dewasa dan bisa berprinsip masing-masing. Jika tetap ditanya apakah saya #tolakN7W setelah membaca alasan yang dibahas cukup rinci di sini, saya cuma bisa menilai bahwa ada yang salah dari new7wonder dan ada juga yang sedikit aneh dari yang berkata bahwa new7wonder salah sehingga harus membuat gerakan penolakan.  Apa yang aneh?! Saya tidak akan menjawabnya karena saya tidak ingin mengundang kontraversi. :)

Buat saya terlepas dari pihak penyelenggara new 7 wonder itu ada atau tidak, saya hanya percaya bahwa yang berhak menentukan warisan dunia adalah UNESCO dari PBB. Seperti UNESCO menyatakan batik sebagai warisan budaya Indonesia dan hal itu diakui dunia maka saya hanya percaya UNESCO yang dapat menentukan warisan dunia.

Sebenarnya dari pemikiran saya pribadi, kenapa hanya ada 7. Sedangkan keajaiban dunia itu ada banyak sekali. Itu sedikit yang membuat tidak adil. Tapi okelah saya bisa menerimanya dan mungkin 7 wonder itu adalah yang terbaik.

Buat saya pribadi, jika Pulau Komodo menjadi salah satu new 7 wonder saya akan merasa sangat bangga sebagai warga negara Indonesia walau tidak berada di Indonesia.  Namun jika tidak, saya tidak kecewa karena memang banyak saingan 7 wonder, namun saya masih tetap akan bangga karena Pulau Komodo bisa menjadi salah satu kandidat new 7 wonder.

Maka untuk menjawab pertanyaan dari judul diatas #dukungN7W atau #tolakN7W pasti pembaca sudah bisa mengambil kesimpulan kan dari pernyataan saya sebelumnya… Jadi terlepas dari new 7 wonder itu ada atau tidak… maka kenapa kita harus #tolakN7W kalau memang menang atau kalah tidak membawa dampak apa-apa. Jika merasa dirugikan setelah melakukan polling sms sebesar 1 rupiah, kok ya dilakukan smsnya?! Pasti itu karena para pembaca iseng atau coba-coba. (^.^) Yang jelas nilai 1 rupiah, atau akumulasilah menjadi 100 rupiah (asumsi Anda melakukan 100 x sms) tentu tidak berarti bagi Anda semua yang memiliki HP. Jadi kenapa harus merasa dirugikan ?

Maka sepenuhnya saya lebih ingin #dukungN7W daripada #tolakN7W karena menurut gerakan yang mendukung #tolakN7W jika menang tidak akan membawa dampak apa-apa. So… jika kalah lebih tidak berdampak apa-apa lagi kan? Masak iya kita menanggung malu? Menjadi salah satu kandidat itu sudah merupakan suatu kebanggaan loh (^.^)

Tapi kembali pada prinsip saya di awal bahwa kembali pada prinsip Anda masing-masing. Anda berhak memilih #dukungN7W atau Anda lebih memilih #tolakN7W. Jangan hanya karena seorang Thomas Alva Edison mengatakan bumi itu kotak Anda langsung percaya begitu saja. Jadi berprinsiplah dan percaya apa yang Anda yakini. And your choice is….. ?

About these ads

6 thoughts on “#DukungN7W atau #TolakN7W ?

  1. Ivan,

    Setahu saya bahwa kita mesti setor devisa ke N7W dari SMS premium itu, dan yang akan menang adalah yang paling banyak setorannya.

    Lalu SMS itu 1 rupiah karena disubsidi dana CSR. Dana CSR kan harusnya untuk rakyat miskin, kenapa disetor ke N7W?

    Menang kalah bukan saja uang itu tidak balik, N7W juga tidak ngapa – ngapain selain mengumumkan pemenangnya adalah si-X. Upacara perayaan dan sebagainya masing – masing yang menyelenggarakan dengan biaya sendiri.

    • Dear Mas Syafrudin,
      Terima kasih masukan dan komentarnya…

      Mengenai upacara perayaan saya memang tidak setuju dalam hal tersebut.
      Karena kita harus mengeluarkan sendiri biayanya. Maka sebaiknya ya kalaupun sudah menang
      tidak perlu ada perayaan yang berlebihan dari pemerintah atau siapapun, kecuali UNESCO mengakui nya barulah
      kita boleh sedikit berkorban mengeluarkan biaya untuk itu (untuk sekedar syukuran)
      Namun tanpa perayaan pun, sebenarnya kita bisa mempublikasikannya. Dengan media twitter misalnya…
      Karena sekali masyarakat Indonesia sudah sepaham, menjadi trending topic bukan sesuatu yg mustahil.
      Seperti ajang SEA GAMES pertandingan bulu tangkis, kata IN-DO-NE-SIA menjadi trend topic saat itu.
      Jadi intinya jika ingin menyelenggarakan upacara perayaan yang harus mengeluarkan uang ya sebaiknya dimanfaatkan untuk hal lain (^.^)

      Lalu mengenai dana CSR. CSR yang saya mengerti adalah “Corporate Social Responsibility”
      saya ingin bertanya terlebih dahulu, apakah dana CSR itu merupakan dana CSR dari perusahaan milik pemerintah ?
      Jika ya… “Baik dan saya setuju untuk menolak N7W dengan salah satu alasan dana CSR untuk rakyat miskin.”
      Tapi jika tidak…. “Menurut saya perusahaan tersebut berhak menggunakan dana CSR untuk hal N7W.
      Mungkin dari pemikiran perusahaan tersebut melalui N7W perusahaan tersebut sudah memberikan responsibility untuk masyarakat Indonesia.
      Terlepas dari alasan apapun(baik alasan masuk akal atau tidak), perusahaan tersebut berhak menggunakan dana CSR untuk N7W”

      Tetapi saya ambil sikap netral saja….
      Menang kalah…. dukung maupun tolak kembali pada pribadi masing-masing.
      Jika mau dibahas dan diperdebatkan bisa sangat menjadi perdebatan seru. (^.^)
      Mungkin kapan-kapan kita bisa sekedar ngopi bareng untuk memperdebatkan masalah ini. hehehe

      Salam

      Ivan

    • Dear Rusa,

      makasih sudah berkunjung (^.^)
      sebenarnya ingin tahu alasan rusa menolak, tapi nampaknya akan jadi perdebatan panjang untuk masalah ini.
      Mungkin enak nih dibahas sambil ngopi bareng (^.^)
      Tapi saya ambil sikap netral saja… Saya dukung rusa aja gimana?
      Dukung Rusa bawean jadi salah satu 7 wonder hehehe :D

  2. It all depends on the individual and how much time they are willing to put in.
    Experiment carefully and see what effect various densities have.
    Google’s Matt Cutts released a video today talking about the new disavow links tool.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s