#3HariMenyapaSahabatDiWhatsApp

Sekitar sebulan yang lalu saya membuat program iseng #3HariMenyapaSahabatDiWhatsApp. Awalnya sih sekedar cuma iseng aja mau menyapa teman-teman dekat yang sudah lama ga ngobrol ataupun bertegur sapa. Eh terus kok jadi tercetus ide untuk menyapa mereka selama beberapa hari berturut-turut. Tadinya mau bikin 7 hari sih… cuma takutnya ntar malah jadi annoying people. Hehehe… Jadilah cuma bikin iseng-iseng ini selama 3 hari ajah.

Again yang namanya iseng dan ga kepikiran sama sekali, dari awalnya yang cuma menyapa orang-orang terdekat aja, begitu saya twitkan di twitter dengan hashtag #3HariMenyapaSahabatDiWhatsApp, kok ya lumayan banyak juga yang merespon dan minta disapa (^.^) Tapi karena semua follower di twitter sudah saya anggap sebagai teman saya sendiri, maka akhirnya mereka yang request saya sapa juga di whats app selama 3 hari.

Dari kegiatan #3HariMenyapaSahabatDiWhatsApp saya pun akhirnya menuliskan tulisan ini karena respon yang saya terima ketika saya menyapa mereka sangatlah menarik. Mereka yang saya sapa diantaranya adalah @nagacentil, @nukman, @ceritaeka, @indrayust, @umenumen, @dinimarita, @ervan25, @pipis, @dimasnovriandi, @itikkecil dan teman yang lainnya.

Chip N Dale Best friend

Awal ketika menyapa mereka responnya cukup positif. Tapi ada juga sih yang disapa kemudian ga menjawab. Kalau sudah begini biasanya ga akan saya lanjutin sampe 3 hari. Paling berhenti di hari kedua menyapa ajah. (^.^)

Dari respon yang saya terima ada beberapa respon yang sedikit membuat saya kecewa ketika saya menyapa beberapa diantara mereka… Ada yang langsung to the point say

“Pagi van… Ada apa nih?”

Agak kecewa mendapat respon begini… Apakah kita menyapa teman baik atau sahabat hanya disaat kita butuh aja? Enggak kan?! Tentunya kita ga mau dong dicap sebagai #TemanKalauButuhAja ?! Teman yang ngedeketin kita kalau ada maunya. Wew… jauh-jauh deh yang model begini. Paling sebel sama teman-teman lama yang sejak dulu ga pernah deket, udah lama ga pernah kontak, eh terus tau-tau kirim message di Facebook “Eh gue mau ke Jepang lu jadi tur guide yah”

Hello…?! Talk to my hand… Situ pikir kita pengangguran?! Udah ngasih taunya mendadak, mintanya seenak udel pula… Kalau teman lama yang dulu pernah dekat, saya masih maklum. Nah ini pernah deket juga enggak tau-tau minta tolong. Bener-bener #TemanKalauButuhAja ya 😛

Eh jadi sedikit curcol deh, iya itu curcol hehehe…

Lanjut lagi ke kegiatan #3HariMenyapaSahabatDiWhatsApp, ada yang lebih parah dari sekedar respon yang pertama. Yang lebih parah adalah kegiatan yang saya lakukan ini dikira sebagai kegiatan campaign atau buzzer…

“Kamu ikut project apa sih?”

Ya ampun kegiatan menyapa ini sampe dikira promosi atau project coba. Hiks… hati ini rasanya tersayat dan teriris oleh pisau yang tajam. *halah lebai* Saya belum pernah promosi besar-besaran suatu campaign apapun itu baik di blog ataupun twitter. Tapi kalo dikasih juga ga nolak sih hihihi… 😛 Promosi yang waktu pernah saya lakukan paling cuma dagang soto milik sotoji. Tapi itupun saya lakukan juga bukan karena disuruh, melainkan sukarela karena memang rasanya enak dan unik.

Respon yang saya terima dari #3HariMenyapaSahabatDiWhatsApp, saya jadi paham dan mengenal teman-teman saya dari sisi lain. Dari mereka yang tidak merespon ketika disapa misalnya… Apakah mereka sibuk? Apakah sekedar untuk mengetik sapaan pagi/siang/malam itu butuh waktu sampai 1 menit? Saya rasa tidak. Melalui Whats App kita bisa mengetahui kapan terakhir kali orang menggunakan dan membuka aplikasi tersebut. So… ketika mereka menggunakan aplikasi tersebut namun kemudian tidak merespon sapaan dari kita, satu kesimpulan yang bisa saya ambil adalah “they are not a good friend” 🙂

Mengapa saya menyimpulkan seperti itu?! Coba pembaca cermati beberapa nama yang saya sebutkan diatas. Beberapa nama diantaranya adalah selebtwit. Satu orang yang mungkin sangat famous dan dikenal masyarakat karena cukup sering masuk TV sebagai narasumber pakar digital yaitu om @Nukman.

Jujur saya sangat minder ketika hendak menyapa beliau. Beliau yang saya kenal bukanlah orang sembarangan yang tentunya tidak semua orang bisa berinteraksi dengan beliau karena beliau adalah orang yang sibuk pastinya. Kenyataannya beliau yang sibuk saja masih sempat membalas sapaan saya dengan ramah bahkan kamipun sempat terlibat pembicaraan santai melalui sapaan tersebut. Memang saya ga salah pilih idola ya, sejak dulu selalu ngefans sama om @nukman dan sejak dulu mengikuti perjalanan beliau. Bahkan beliau orang paling pertama yang saya follow di twitter loh… Om @nukman ini memang supel, ramah, lucu dan memang baik banget.

“Respect people who find time for you in their busy schedule. But love people who never look at their schedule when you need them

Sebenarnya yang ingin saya tekankan dari kegiatan #3HariMenyapaSahabatDiWhatsApp ini adalah menyapa teman baik atau sahabat tidak mengenal waktu dan tempat. Saya tau bahwa sekarang ini saya sedang berada jauh dari mereka semua. Namun jarak yang memisahkan bukan berarti kita harus memutus tali silaturahmi kan!? Ga ada salahnya dong kita bertegur sapa sekedar menanyakan kabar atau mengobrol sampai lebih lanjut mengenai aktivitas yang masing-masing kita lakukan… And for my beloved friend, saya akan selalu ada untuk mereka kapanpun saat mereka butuhkan.

So berminat mencoba juga program #3HariMenyapaSahabatDiWhatsApp seperti diatas? Coba deh and you will find something that interesting. 🙂

Advertisements

29 thoughts on “#3HariMenyapaSahabatDiWhatsApp

  1. “Respect people who find time for you in their busy schedule. But love people who never look at their schedule when you need them”

    kata-kata siapa itu? Bikin alis kanan saya naik =D

  2. kata-kata yang cukup menarik “Respect people who find time for you in their busy schedule. But love people who never look at their schedule when you need them”

  3. Wuidih Ivan sekarang temenannya sama selebtwit. Makin fames dech 😀
    Aku setuju sama kamu, Van. Beberapa juga ada yang langsung to the point karena ya memang itu sifat mereka tapi ya ada juga yang ngobrol ngalor ngidul asik gitu. 🙂

    • ah enggak biasa aja kok Dev… kamu kan juga temenku…
      Yah kalopun sifat mereka gitu sih aku masih maklum kalo mereka bicaranya sopan. Kalo bicaranya ga pake sopan itu yg bikin kesel.
      Sebenernya ya banyak yg dateng kalo butuh aja Dev, cuma ya penyampaian dan cara minta tolongnya itu loh yg sebenernya penting… 😀

  4. Oh! jadi lagi promosi WHATSAPP ya Van? *Dilindes pake Shinkansen* Hehhehhheee

    Asyik nih, lewat #3HARIMENYAPASAHABATDIWHATSAPP jadi bisa melihat pola interaksi dengan teman2 dan kadang menjumpai reaksi yang bikin kaget 😀

  5. Mungkin orang yang nanyain ada apa itu sering banget disapa kalau lagi ada maunya aja sama orang lain, Van.
    Atau bisa juga sih, dia sibuk banget. Begitu ada kesempatan membalas WA, maka langsung to the point ada apa. Supaya waktu yang ada efektif di WA. Kalau ada yang bisa dibantuin langsung dibantuin, kalau mau ngobrol ya diladenin. Kali aja orang itu cuma punya waktu sebentar doang buat ngeladenin WA, abis itu bakal sibuk lagi jadi mesti to the point.
    Mungkin lho, Van.

    • Yah mungkin yah… Ga menyalahkan orang yang nanya gitu sih… Ya mungkin mereka lagi sibuk dan pikirannya kemana2…
      Yg jelas mereka semua tetap teman2 baikku apapun respon mereka. bahkan sekalipun mereka tidak menganggap aku teman mereka… ^^

  6. Waaaa…. aku ga kena sapa nih… hehehe…

    kalo aku jarang chat di whats app ama Mas Ivan takut ganggu 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s