Ke Jepang Naik China Airlines

Karena lagi gak ada ide cerita untuk di posting di blog, kali ini bakal cerita pengalaman naik maskapai penerbangan China Airlines ajah biar blognya tetep update. Pergi ke Indonesia dari Jepang dengan China Airlines sebenernya bikin capek. Soalnya kita harus transit lebih dari 1 kali, untuk lebih tepatnya 2 kali transit, yaitu di Taipei dan di Hongkong. Memang sih naik China Airlines itu biayanya murah dibanding Garuda. Harganya hanya berkisar antara 5 sampai 6 jutaan rupiah untuk pulang pergi Jepang – Indonesia termasuk kapasitas bagasi 20 kilo, tapi ya lumayan capek juga bolak balik ganti pesawat kemudian boarding dan flight lagi…

Satu hal yang saya suka dari China Airlines cuma 1, yaitu makanan…. yeay… \(^.^)/ Emang ya kalo udah disumpel makanan, segala komplain ataupun keluh kesah bikin mulut ini langsung diem ya. Hehehe… πŸ˜›

makanan di china airlines

Jadi dengan harga yang saya sebut diatas, setiap kali naik pesawat kita bakal dikasih makanan… Karena 2 kali transit berarti naik pesawatnya 3 kali kan ya… Jadilah saya dapet 3 makanan dong… πŸ˜› lumayan buat ganjel perut. Rasa makanan di China Airlines ini pun enak kok… Menurut saya sih enak ya… Tapi gak tau kalau menurut yang lain… Secara saya ini tipikal yang apa aja makanan masuk sih… huehehe… πŸ˜›

pasta di china airlines

Makanan yang disajikan pun kita bebas memilih. Biasanya pramugari akan menyebutkan pilihan tersebut dan kita tinggal memilih menu yang kita suka. Dari pengalaman naik China Airlines biasanya makanannya pilihan antara pasta atau nasi, atau gak pilihan dagingnya yang ayam atau babi. Untungnya saya bukan muslim jadi gak ada pantangan makanan apapun dan bebas memilih menu yang saya suka. Yeay…

makan di china airlines

Nah yang jadi problem di dalem pesawat waktu milih makanan adalah bahasa. Di dalam pesawat karena yang namanya China Airlines, pastinya bahasa yang dipake bahasa Cina/Mandarin ya… Tapi kalo berangkat dari Jepang menuju Taipei, biasanya ada juga bahasa Jepangnya. Tapi begitu flight ke Hong Kong dan kemudian lanjut dari Hong Kong ke Indonesia mayoritas bahasa Cina/Mandarin. Jadilah waktu pramugarinya mendekat saya biasanya udah pasang kuping untuk menerka makanan apa yang mereka sajikan. Dan kemudian saat pramugari menghampiri saya mencoba melafalkan bahasanya sesuai dengan yang saya dengar dan saya tangkap saja. Entah benar atau salah ya. Hahaha… Yang penting makanannya sampe… huehehe πŸ˜› Β Tapi kalo kita ga ngerti pramugarinya pasti juga bakal ngejelasin menunya dalam bahasa Inggris sih… Jadi ga perlu khawatir… πŸ˜€

Penerbangan dengan China Airlines biasanya memakan waktu cukup lama. Ini nih yang bikin capek dijalan dan makan waktu. Kalau berangkat dari Jepang sekitar jam 9 pagi waktu Jepang, sampai di Indonesia sekitar jam 8 malam waktu Indonesia. Dengan catatan waktu transit sekitar 1-2 jam di masing-masing bandara, baik di Taipei maupun di Hong Kong. Sedangkan dari Indonesia ke Jepang ada yang berangkat jam 7 pagi waktu Indonesia sampe Jepang jam 9 malam waktu Jepang, ada juga yang berangkatnya siang jam 2an waktu Indonesia tetapi baru sampai Jepang keesokan harinya jam 1 siang, yang berarti menginap dulu semalam di Taipei.

Untuk masalah transit gak perlu khawatir ketinggalan pesawat karena biasanya waktunya akan disesuaikan dengan jadwal landing pesawat. Lagipula selama ini naik China Airlines selalu on time juga kok dan gak buru-buru juga pas transit. Transitnya santai-santai ajah.

Gimana? Tertarik mencoba China Airlines? Lumayan nih buat alternatif para traveler yang pengin ke Jepang dengan harga pesawat cukup miring… πŸ˜€

Advertisements

28 thoughts on “Ke Jepang Naik China Airlines

  1. gua pernah sekali naik china airlines pas ke HK. iya para pramugarinya susah ngomong inggris dan kurang ramah. gak sebagus cathay atau EVA atau SQ.

  2. Ada pilihan lain kalo mau murah ke Jepang, naik Philippine Airline. Transit sekali di Manila. PP juga sekitar 5-8juta, tergantung booking tanggalnya rame apa engga.

    Banyak promo di PhilAir ini, termasuk bagasi total bisa sampe 40 kg — asal 2 tas. :mrgreen:

    • kalo kenyamanan di pesawat aku lebih prefer ini… klo air asia kan duduknya agak sempit… klo ini lebih lega dikit…
      tapi ya itu… gak enaknya transit 2x dan lumayan bikin capek… tapi lumayan sih bisa fun juga pas transit liat2 πŸ˜€

  3. belom pernah naik maskapai asing sama sekali nih πŸ˜€ paling banter air asia apa garuda. Pas ke jepang kemaren niat coba maskapai asing yang murah, eh malah dapet promo garuda 430 USD PP. ya udah deh, pake Garuda aja πŸ˜€

  4. Pingback: Diusir di Bandara | ivanprakasa.com

  5. Aku nomor 1 pengen ke Jepang, ke 2 baru ke taipei… tunggu study selesai sambil ngumpulin uang,,hehe….. siapa tahu ka Ivan mau jadi Translatornya disana…haha

      • mas, saya flight dr jkt-jinan. tp ada transit dlu ke guangzhou.
        jd jkt -guangzhou(transit)-jinan.
        1. pindah pesawatnya ribet ga ya?
        2. bagasi msti di ambil dlu di guangzhou atau otomatis d teruskan?
        saya naik china southern juga. maklum, pertama kali n transit pula @@

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s