Pindah Apartemen di Jepang Part 2

Setengah tahun lebih gak update… Ya ampun zonk banget yah… Padahal berkaitan dengan postingan sebelumnya yang ceritanya bersambung penting banget update dalam jangka waktu yang tidak lama. Tapi apa boleh buat kerjaan ribet banget sampe bahkan harus ngerjain di hari sabtu minggu jadinya yahh… Gini deh hahaha… Maaf yah semuanya.

Oke… Langsung aja yah melanjutkan cerita pindahan apartemen di Jepang sebelumnya ya.

Point 4 Lapor diri ke city hall

Lapor diri ini penting, terutama bagi kita orang asing. Wajib banget. Kalau ditanya city hall itu apa, city hall itu ibarat kantor kelurahan/kecamatan kalau di Indonesia. Jadi kita harus lapor diri kalau mau pindah. Tentunya ini penting berkaitan dengan sensus penduduk, dan berbagai hal lainnya. Prosedurnya gimana sih?

Mengenai pelaporan diri ini bisa dilakukan belakangan setelah kita mengetahui kemana kita akan pindah. Kalau belum dapat alamat pasti, janganlah dulu melapor, karena di city hall kita akan ditanya pindah kemana dan kapan tanggal kita akan pindah/keluar meninggalkan tempat yang lama. Di city hall nantinya kita akan diberikan surat pengantar ke city hall lain alias surat rujukan darimana kita berasal yang nantinya akan digunakan sebagai registrasi di tempat tinggal kita yang baru. Surat rujukan ini jangan sampai hilang yah. Sebab kalau hilang kita harus memproses ulang dan proses pembuatan ulangnya kalau hilang tentunya bakal lebih ribet dari proses yang biasanya.

Seperti yang sudah diutarakan di postingan sebelumnya bahwa kita harus kerja dua kali. Sama dengan lapor diri ini.  Bukan cuma lapor di city hall tempat tinggal yang lama, tetapi kita juga harus melaporkan diri ke city hall yang baru. Di city hall yang baru kita perlu membawa surat rujukan yang diberikan oleh city hall tempat tinggal kita sebelumnya dan dicatat kapan kita mulai tinggal di tempat yang baru. Selain itu data diri kita tentunya juga akan dicatat sebagai penduduk di wilayah / daerah yang baru dan ID card (semacam KTP Jepang) kita juga akan diperbaharui.

Point 5 Lapor kantor pos

Sama seperti halnya pelaporan diri ke city hall, lapor diri ke kantor pos juga dilakukan setelah kita menentukan dimana kita akan tinggal. Lebih tepatnya setelah kita mengetahui alamat kita tinggal yang baru nantinya. Pelaporan kantor pos ini dilakukan dengan mengisi formulir di kantor pos atau setahu saya belakangan ini bisa dilakukan secara online.

Pentingnya pelaporan diri ke kantor pos ini tentu saja berkaitan dengan surat dan dokumen penting yang dikirimkan untuk kita. Ketika kita sudah pindah alamat dan tidak tinggal di tempat yang sama tentunya akan menjadi masalah nantinya untuk kita dan untuk penghuni baru apartemen kita nanti. Maka dari itu kita perlu melapor kapan kita akan pindah dan dimana alamat kita yang baru. Setelah melapor kita akan bisa tenang nantinya karena selama jangka waktu 1 tahun segala surat/kiriman yang dikirimkan ke alamat yang lama akan secara otomatis di kirimkan ke alamat kita yang baru. Jadi selama jangka waktu 1 tahun diurus deh semuanya dan infoin ke teman-teman sehingga ga ada surat nyasar hihihi…

Apartemen baru di Jepang

Apartemen yang baru di Jepang

Point 6 Urus asuransi  

Kalau kalian pakai asuransi dari pemerintah (国民健康保険 baca: Kokumin Kenkou Hoken) kalian wajib banget mengurus ini. Terlebih jika kalian sudah membayar iuran untuk asuransinya. Hal ini penting karena di tiap wilayah agak sedikit berbeda iuran asuransinya. Kalau kalian sudah membayar iuran di tempat tinggal sebelumnya, biasanya uangnya akan dikembalikan. Perhitungan awal mulai tahun di Jepang per bulan April. Jadi uang pembayaran sampai bulan April biasanya akan dikembalikan. Sebagai contoh kalian pindah bulan Desember. Maka uang asuransi yang sudah kalian bayarkan bulan Desember –April akan dikembalikan.

Di satu sisi, ketika kalian mengurus asuransi tersebut di city hall yang baru, kalian tidak akan membayar full iuran setahun. Kalian hanya membayar sisanya sampai tahun yang baru (tahun yang baru disini per April). Selain itu kalian juga akan menerima kartu asuransi kesehatan yang baru dan kartu asuransi kesehatan yang lama sudah tidak bisa lagi digunakan.

Point 7 Urus masalah perbankan

Masalah rekening tabungan ini juga tak kalah penting. Kita wajib melaporkan kepindahan kita sehingga alamat yang tertera di buku tabungan bisa diganti. Tentunya hal ini penting agar sekiranya ada kehilangan buku tabungan atau apapun pihak bank bisa menghubungi kita dan ketika dimintai konfirmasi, alamat yang tertera di ID card tidak berbeda dengan alamat yang di daftarkan di bank.

Selain itu, jika kita membuka rekening di bank daerah, ada baiknya jika rekening tersebut ditutup. Hal ini tentu saja untuk memudahkan akses keuangan kita. Memang sih ATM ada dimana-mana, tapi untuk cetak buku tabungan dan lain sebagainya agak ribet kan?! Jadi sebaiknya ditutup saja jika kita punya rekening di bank daerah.

Point 8 Urus lain-lain

Kayaknya semua udah beres yah. Tinggal berbenah rumah dan kembali menata kehidupan di tempat yang baru. Eits… Tapi tunggu dulu. Mungkin bisa saja kita santai, namun ada hal lain yang wajib kita perhatikan. Seperti misalnya penarikan otomatis keuangan untuk pembayaran apartemen misalnya. Tentunya ribet kan kalau harus bolak balik setor ke bank, belum lagi kalau lupa. Lebih baik dibuat auto-debet ketika sudah jatuh tempo. Bukan hanya itu saja, seperti air dan gas jika apartemen kita menggunakan jasa dari perusahaan lain, kita juga perlu mengurus proses auto-debet nya juga.

Mungkin itu saja hal-hal yang perlu diperhatikan untuk teman-teman yang akan pindahan di Jepang. Mungkin banyak yang kurang, tapi setidaknya bisa jadi gambaran. Nah kebayang kan susahnya pindahan rumah di Jepang. Gak kayak di Indonesia yang segala sesuatunya mudah sekali… 😀

Selamat pindahan…

20160213031824

Bagian dalam apartemen baru

Advertisements

25 thoughts on “Pindah Apartemen di Jepang Part 2

  1. Pingback: Pindah Apartemen di Jepang Part 1 | ivanprakasa.com

  2. Dear Adik Ivan

    Perkenalkan nama saya Ibu Lina. Usia saya 40th. Saya tinggal di kota Cirebon Jawa Barat. Tepat nya di Desa Beberan Rt 07 Rw 02 kec Palimanan kab. Cirebon. Saya seorang Ibu Rumah Tangga memiliki 3 anak Laki Laki. Saya telah sepintas membaca riwayat adik ivan. Banyak memberi inspirasi kepada saya. Sebagai seorang ibu. Punya harapan dan cita2 . anak2 saya ingin seperti adik ivan. Bisa sekolah di luar negeri.

    Mohon maaf sebelumnya. Ijinkan saya bercerita ttg anak saya. Anak saya yg pertama . saat ini kelas 2 SMK Negeri 1 Kota Cirebon. Jurusan otomotif. Nama nya aditya lufi hidaryan. Biasa saya panggil adit. Usia skrg 17 th. Saya ingin sekali agar anak saya bisa seperti adik ivan.

    Namun sekali lagi . itu hy semua keinginan. Karena Suami saya hanya seorang buruh cuci mobil yang bekerja di Bekasi. Kami tak mampu membiayai jika harus melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi.

    Ekonomi yang pas2 n . memupus harapan anak saya dan terutama saya sbg ibu yg telah melahirkannya. Namun saya tidak boleh menyerah.

    Adik Ivan….yang soleh… Kiranya dapat berbagi informasi. Adakah yang bisa membantu anak saya menggapai cita2 nya. Membantu ekonomi keluarga. Untuk sekedar memberi petunjuk. Kemanakah kiranya Saya dapat menitipkan anak saya untuk bisa melanjutkan sekolah? Memperoleh beasiswa gratis ? Saya tidak mengerti prosedurnya.

    Saya yakin Tuhan tidak tidur. Setiap mahluk yang di ciptakan tidak sia2 di lahirkan ke dunia ini.

    Kiranya adik ivan..dapat berbagi dg saya. Krn saya yakin adik ivan orang baik. Sekian dan terima kasih atas waktunya. Teruslah berbagi cerita dengan kami. Agar menjadi penyemangat anak2 saya dg kisah inspiratif ini.

    Terima kasih. Salam hormat kami

    Lina Nugraha. Hp 081 321 567961 Pada tanggal 13 Feb 2016 13:25, “ivanprakasa.com” menulis:

    > ivanprakasa posted: “Setengah tahun lebih gak update… Ya ampun zonk > banget yah… Padahal berkaitan dengan postingan sebelumnya yang ceritanya > bersambung penting banget update dalam jangka waktu yang tidak lama. Tapi > apa boleh buat kerjaan ribet banget sampe bahkan harus ng” >

    • Dear Bu Lina,
      Terima kasih atas ceritanya.
      Saya yakin jika terus berusaha tidak ada yang tidak mungkin. Walaupun semuanya memang tidak selalu mulus.
      Kadang ketika sudah berjuang keras, ketika Tuhan tidak mengizinkan maka semua kadang menjadi sebuah kegagalan. Namun janganlah menjadi terpuruk dan kemudian menjadi putus asa.

      Sekarang banyak sekali beasiswa untuk anak berprestasi namun kurang mampu secara finansial. Di universitas pun juga demikian. Sekiranya anak Ibu punya prestasi pasti akan dapat melanjutkan sekolah tinggi nantinya.
      Jika ingin mencoba beasiswa luar negri bisa mencoba beasiswa LPDP yang disediakan pemerintah.
      Semoga bs membantu.

      Salam

      Ivan

  3. wah, pindah apartemen ternyata semua harus di up date juga ya mas. Sistem data base-nya sudah tertata rapi banget berarti. beda 180 derajat dengan di Indonesia ya. Contohnya, saya pindah ke YOgya, semua data bank saya masih sama. SIM juga masih pakai alamat yang lama.

    Selamat menikmati tinggal di Apartemen baru, semoga semakin nyaman dan penuh berkah

  4. Selamat siang kak ivan, tahun depan saya mungkin akan ikut internsio kejepang untuk melanjutkan studi serta bekerja diluar nantinya, untuk studi saya tidak ambil pusing karena sudah disediakan dorm bagi pelajar international, tapi saya berniat akan bekerja disana. Apa kak ivan punya referensi daerah mana yang apartementnya tidak terlalu mahal, mungkin paling mahal sekitar 60.000-70.000 yen perbulannya. Kira-kira didaerah mana kak? Dan kalau bisa masih daerah kota dan dekat dengan station. Terimakasih sebelumnya kak

  5. selamat malam mas ivan

    perkenalkan saya riko. kalau sudah pindah lalu hoken malah jadi tambah mahal jadi 6x lipat itu apakah ada kesalahan dalam proses pendaftaran di city hall? apa mas juga pernah mengalami hal ini?

    terima kasih

    • halo riko… hoken di tiap wilayah biasanya punya harga yg berbeda setau saya. terlebih jika dulu kamu tinggal di daerah kemudian pindah ke pusat kota. biasanya ada perbedaan harga. kalo 6 kali lipat sih kayaknya engga sampe sgitunya ya… tapi ya tergantung dulu berapa skrg brapa. misal dulu 200 kemudian 6x lipat jadi 1200 berarti masih wajar. slama ga lebih dari 5000-6000 yen. coba di cross check ke city hall nya mgkn ada kesalahan hitung. Oiya satu lagi mahasiswa dgn pekerja juga bisa bikin beda harga…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s