Archives

Tidak Ada Yang Instan!!!

Belajar dari sekian banyak pengalaman, hingga saat ini saya rasakan segala sesuatu memang tidak  ada yang instan. Kalaupun ada yang instan mungkin itu cuma makanan saja, seperti mie instan. Sedangkan untuk mendapatkan sebuah kesuksesan, saya rasa tidak ada yang instan. Orang-orang yang sudah sukses, pasti sudah yang namanya merasakan jatuh bangun berkali-kali. Yah kalaupun ada orang yang bisa langsung sukses, mungkin itu memang sudah rejeki orang tersebut karena memang memiliki faktor luck atau faktor keberuntungan yang hanya dimiliki oleh satu dari sekian banyak jutaan manusia.

Berkaca pada itu semua, saya salut dan juga banyak belajar dari mereka yang dalam tanda kutip sudah “sukses”. Tentunya penilaian kesuksesan tiap orang berbeda-beda, dan menurut saya juga tidak bisa disama-ratakan. Terlebih untuk hal-hal tertentu dan ada bidangnya masing-masing. Ada yang sukses di bidang pendidikan, ada yang sukses di bidang entertain, ada yang sukses di dunia digital, dan masih banyak lagi.

Kali ini saya belajar dari mereka yang sudah sukses di bidang entertain. Secara beruntung saya memiliki kesempatan untuk menemani beberapa selebritis tanah air yang sedang melakukan shooting film di Tokyo. Mereka diantaranya adalah Ferry Salim, Brandon Salim (anak Ferry Salim), dan Gigi ex. personil Cherrybelle.

Ferry Salim dan Ivan Prakasa

Saya salut dengan beberapa diantara mereka yang datang jauh-jauh ke Tokyo, bukan hanya sekedar melakukan shooting serta hura-hura belaka, melainkan mereka juga Continue reading

Advertisements

Self Reflection

Sebuah tamparan keras saya alami ketika suatu hari saya ikut syuting acara Kokoronotomo (acara  Metro TV) di Jepang bulan Mei waktu itu. Saya berkumpul dengan orang-orang hebat yang merupakan para senior yang tinggal di Jepang sudah dalam jangka waktu yang lama. Jujur dan terus terang saya kagum dengan mereka semua. Saya kagum dengan mereka semua yang bisa long live stay di Jepang dan bahkan menjadi orang yang sukses disini. Rata-rata mereka semua yang saya temui bukan orang sembarangan. Dan jujur saja saya katakan bahwa berada diantara mereka semua ketika itu membuat saya merasa sangat canggung dan minder. Bukan karena apa-apa, mereka semua orangnya baik, mereka semua orangnya juga friendly, namun dibanding mereka semua siapalah saya ini. Hanya seorang mahasiswa biasa dan bukanlah siapa-siapa.

Sebagai manusia normal menjadi manusia sukses dan disegani banyak orang tentu menjadi keinginan semua orang. Begitupun saya tentunya. Terkadang saya mencoba berpikir dan merefleksi diri sendiri. Selama ini apa saja sih yang sudah saya lakukan? Kenapa mereka bisa sukses dan saya tidak? Kenapa mereka bisa kuat dan tahan tinggal di Jepang sementara saya tidak?

Jika melihat orang-orang di sekeliling saya, kalau boleh jujur saya Continue reading

Never Judge People Easily

20130718-004250.jpg

Gambar diambil dari Path Teman

Apa yang ada di benak kalian ketika melihat gambar diatas? Bagaimana perasaan kalian? Sedih? Marah? Atau malah bahagia?

Well… Jujur saja bahwa belakangan ini saya sedikit kesal dengan masyarakat Indonesia yang suka ngejudge, mengintimidasi, dan mengucilkan orang-orang di sekitarnya. Maaf saja kalo saya mengeneralisasikan ini, tapi memang kenyataannya masih sangat banyak bisa kita temui dimana-mana. Tak tanggung-tanggung, bahkan wakil rakyat pun yang katanya membela kepentingan rakyat juga bisa menjadi bagian dari pihak yang mengintimidasi. Seperti tertulis dalam artikel berikut ini misalnya, tertulis bahwa katanya pemerintah sebaiknya memberikan sanksi bagi mereka yang mengidap HIV/AIDS.

Oh God… Mengapa begitu mudahnya masyarakat kita men-judge seseorang tanpa alasan dan tanpa melihat sisi lain suatu masalah sih?!

Bukan hanya para pengidap HIV/AIDS saja yang mendapat perlakuan dikucilkan dari masyarakat, mereka-mereka yang merupakan bekas narapidana, mantan preman, anak yang mengidap autisme dan masih banyak contoh lain yang juga bisa mendapat perlakuan tidak enak dimata masyarakat.

Mereka semua yang memiliki kekurangan, mengidap suatu penyakit, atau pernah berbuat hal yang tidak baik dimasa lalu bukan seharusnya dikucilkan. Melainkan mereka semua harus kita rangkul, kita arahkan dan tentu saja kita dampingi dan kita bimbing.

Ada seorang sahabat yang mengidap HIV positif pernah bercerita. Dirinya merasa sedih karena Continue reading