Tag Archive | pelayan masyarakat

Kecelakaan dan Budaya Masyarakat

Waktu itu… Tepatnya tanggal 2 Maret 2012 saya jalan-jalan keliling Tokyo sendirian ditengah suasana hujan dan dingin. Apa boleh buat… hal ini saya lakukan agar irit sehingga tidak perlu keluar uang transpor berkali-kali. Karenanya… setiap ada rencana bertemu dengan teman di Tokyo, pasti saya akan menyempatkan diri untuk berkeliling di suatu tempat. Begitu pula saat 2 Maret kemarin, setelah saya berjumpa dengan sahabat di Tokyo, siang itu saya berjalan-jalan di sekitar pusat Tokyo.

Nah siang itu mungkin hampir jam 12 siang, saya hendak menuju Tokyo station dengan mengandalkan GPS di ponsel. Ketika hendak menyebrang jalan, tiba-tiba saya mendengar bunyi “BRUK” yang cukup keras terdengar dari tempat saya berada. Saya pun kaget dan melihat sekeliling, menoleh kesana kemari mencari tahu bunyi apakah itu. Apa barang bawaan saya jatuh kah? Atau bunyi apa ya? Dan ketika saya mengubah jarak pandang… tenyata di kejauhan sekitar 100 meter, saya melihat seseorang dengan mengenakan pakaian biru tergeletak ditengah jalan. WOW… ada apakah? Saya pun kaget dan sesegera mungkin berlari mendekati tempat kejadian.

Dalam beberapa menit suasana ditengah hujan saat itu seolah lengang. Tak seorang pun yang menolong pria berpakaian biru tersebut. Dalam pikiran saya… apakah dia meninggal? Dia terjatuh karena kesalahan sendiri? Kok tidak ada yang menolong? Tapi jika karena kesalahan sendiri, tentunya dia akan segera bangkit dan tidak terkapar ditengah jalan seperti itu kan?

Setelah saya cukup dekat dari tempat kejadian, barulah saya menyadari bahwa ternyata telah terjadi tabrakan. Pria berpakaian biru mengendarai motor dan motornya mungkin terpental hingga 5 meter jauhnya. Selang beberapa menit akhirnya ada seorang pemuda yang hujan-hujanan membantu pria tersebut untuk bangkit. Dia sepertinya berteriak meminta bantuan orang sekitar dan beberapa orang di sekitar ke tengah jalan dan membantu pria berbaju biru tersebut dan bersama-sama membimbing pria berbaju biru untuk menepi di pinggir jalan.

Saya sempat berpikir, siapa yang menabrak? Kok ga bertanggung jawab sih? Sama saja dong dengan orang Indonesia yang suka tabrak lari? Padahal kan orang Jepang yang saya tau tidak mungkin seperti itu. Ternyata… Continue reading