Okinawa – Taksi termurah di Jepang (2)

Udah lama ga update blog nih… Aduhhh… Parah banget hampir 2 bulan ga update. Ceritanya jadi kepotong deh. Maaf ya buat para pembaca, soalnya lagi sibuk thesis jadinya repot banget. Semoga para pembaca tetap setia nungguin cerita-cerita di www.ivanprakasa.com yah…

Oke cerita kali ini melanjutkan cerita jalan-jalan ke Okinawa. Buat yang udah lupa atau mungkin belom baca cerita awalnya, silahkan baca disini yah.

Abis dari Former Navy Underground Headquarters, masih di hari pertama kita langsung ngelanjutin perjalanan ke Kokusaidori. Seperti yang sudah saya bilang di cerita sebelumnya, transportasi di Okinawa ini agak parah alias ribet. Akhirnya kita bertiga memutuskan untuk naik taksi. Jeng jeng… Keren yah… Kita naik taksi… Orang kaya… \(^.^)/

Asal kalian perlu tau, di Jepang itu harga taksi sangat mahal. Sekali buka pintu harganya sekitar +- 780 Yen, alias 80 ribu atau bahkan bisa mencapai +- 100 ribu kalau di kurs beneran. Mahal banget kan?! Eh tapi jangan salah loh. Kita bukannya mau sok-sokan naik taksi jadi orang kaya, tapi memang naek taksi itu pilihan terbaik.

Loh?! Kok bisa?! Emangnya kenapa gitu?!

Hehehe… Mari saya berikan sedikit bocoran naik taksi di Okinawa buat para pembaca setia www.ivanprakasa.com. Sedikit bocoran rahasianya adalah Continue reading

Sempu Malang – Menelusuri Lagoon Favorit Para Traveler

Siapa yang tidak kenal dengan Pulau Sempu? Pulau kecil yang ada di sebelah selatan Malang ini memang sudah sangat terkenal dan terus menebar pesonanya di kalangan para traveler. Nah, beberapa waktu yang lalu saya memiliki kesempatan untuk mengunjunginya. Mumpung ada waktu luang, saya dan teman-teman langsung menyiapkan semuanya. Mau tahu kelanjutannya? Simak cerita lengkapnya di bawah ini ya.

Waktu itu kami ke Surabaya dulu. Berangkat jam 16.15 dari Soekarno Hatta dengan menggunakan maskapai Citilink dan sampai di Juanda jam 17.45. Dari sana kami langsung langsung ke Malang dengan menggunakan mobil travel, biayanya Rp80.000/orang. Sesampainya di kota Malang, kami menginap dulu di rumah teman dan keesokan harinya baru menuju ke Pulau Sempu.

Waktu berlalu dan tak terasa matahari sudah mulai menunjukkan keperkasaannya. Ini dia waktu yang ditunggu-tunggu. Saya dan teman-teman berangkat jam 6 pagi untuk menuju ke pantai Sendang Biru dulu. Pantai ini merupakan tempat penyeberangan para traveler ke pulau Sempu. Tapi seiring dengan minimnya penjaja makanan, maka kami mampir dulu ke pecel Kawi di kota Malang.

pecel kawi

Di sana harga makanannya Continue reading

Okinawa – Sebuah Kota Pusat Militer (1)

Okinawa… Yeay… \(^.^)/

Udah lama banget kepengin pergi ke Okinawa. Secara namanya juga Aquarius, simbolnya aja sudah air, jadi suka banget yang namanya maen air apalagi kalau pergi ke pantai. Dan di Jepang salah satu tempat yang terkenal dengan pantainya adalah Okinawa.

Maret kemarin akhirnya kesampean juga deh pergi ke Okinawa. Tentunya pergi ke Okinawa ini tujuan utamanya adalah main ke pantai dong ya. (^.^)/ Karena Okinawa ini terletak di paling bawah alias bagian paling selatan dari negara Jepang, maka suhu disini pada saat musim dingin atau musim semi pas banget buat travelling karena ga sedingin di Tokyo.

Landing di Naha airport langsung terpukau sama bandaranya karena banyak sekali pesawat-pesawat militer yang awesome. Baru tahu juga kata temen seperjalanan kali ini kalau di Okinawa ini dijadikan pusat pelatihan militer di Jepang. Pantes aja pas nyusun itinerary kok banyak banget tempat-tempat yang berkaitan dengan perang dan militer. Tapi yang jelas saya suka banget deh ama suasana di Okinawa ini. Kalau kata temen Okinawa ini mungkin ibarat kota tua di Jakarta. Suasananya otentik seperti di desa, tetapi tidak kuno.

Pesawat militer di Jepang

Anyway, kalian tahu gak sih? Di Jepang, kita juga memiliki dialek bahasa khas daerah masing-masing lho. Gak cuma Indonesia aja yang punya keragaman bahasa seperti bahasa Batak, bahasa Jawa, bahasa Sunda, dan lain sebagainya, Jepang juga gak mau kalah dan punya dialek khas daerah loh. Misalnya saja untuk sapaan atau ucapan selamat datang.  Kalau bahasa Jepang pada umumnya kita biasa mengucapkan ようこそ(baca: youkoso) atau いらしゃい (baca: irashai) untuk menyambut kedatangan, maka setibanya di Okinawa saya disambut dengan tulisan dialek khas Okinawa yaitu Continue reading